BerandaTabananBali Tak Sepi! Ulun Danu Beratan Diserbu 1.900 Wisatawan Per Hari

Bali Tak Sepi! Ulun Danu Beratan Diserbu 1.900 Wisatawan Per Hari

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Isu Bali sepi yang ramai bergulir di media sosial kembali terpatahkan oleh fakta lapangan. Di tengah narasi penurunan kunjungan wisatawan, Daerah Tujuan Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, justru dipadati hingga 1.900 wisatawan per hari selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, menegaskan bahwa denyut pariwisata Bali masih hidup dan terus menguat menjelang pergantian tahun.

Humas DTW Ulun Danu Beratan, I Made Sukarata, mengungkapkan bahwa lonjakan kunjungan tersebut terjadi dalam empat hari terakhir menjelang puncak libur akhir tahun. Menurutnya, tren kenaikan sudah terlihat jelas sejak memasuki masa libur Nataru.

“Sebelum libur Nataru, jumlah kunjungan berada di kisaran 1.100 wisatawan per hari. Sekarang meningkat hingga 1.900 orang per hari. Ini menunjukkan adanya tren peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa,” ujar Sukarata saat diwawancarai, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan tersebut didorong oleh tingginya minat wisatawan mancanegara maupun domestik. Untuk wisatawan asing, pengunjung yang datang ke Ulun Danu Beratan didominasi oleh wisatawan asal India dan sejumlah negara Eropa. Sementara itu, wisatawan domestik sebagian besar berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata ke Bali.

Melihat tren yang terus meningkat, pihak pengelola memprediksi puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada 3 Januari 2026, seiring dengan masih berlangsungnya masa libur sekolah dan cuti bersama. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola DTW Ulun Danu Beratan telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga kenyamanan pengunjung.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menambah fasilitas parkir. Sukarata menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan tambahan lahan parkir seluas 30 are yang berlokasi di belakang kantor desa setempat.

“Ada penambahan lahan parkir seluas 30 are di belakang kantor desa. Langkah ini kami siapkan agar wisatawan merasa lebih nyaman dan tidak terkendala saat berkunjung ke DTW Ulun Danu Beratan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada kenyamanan wisatawan, pengelola juga memberikan perhatian khusus kepada para sopir dan pemandu wisata (guide) yang mengantar tamu ke kawasan DTW Ulun Danu Beratan. Untuk itu, disiapkan lapak khusus bertajuk ‘Open House’, yang menjadi ruang singgah bagi sopir dan guide selama menunggu wisatawan yang mereka antar.

Di lapak tersebut, para sopir dan guide dapat menikmati berbagai hidangan minuman dan makanan ringan secara gratis, sehingga mereka tetap merasa nyaman selama berada di area wisata. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari pelayanan terpadu di kawasan DTW Ulun Danu Beratan.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Kukuhkan Pengurus OSIS, 38.783 Pelajar Ikuti Pemilihan

Sebagai daya tarik tambahan selama libur Nataru, pengelola juga menyuguhkan hiburan pentas budaya berupa pertunjukan tari-tarian tradisional Bali. Menariknya, pentas budaya ini melibatkan partisipasi aktif warga dari 20 banjar adat di Desa Candikuning.

“Kegiatan pentas budaya ini berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Setiap banjar adat menampilkan tarian maskot yang mereka ciptakan sendiri dengan mengangkat kearifan lokal masing-masing,” ungkap Sukarata.

Menurutnya, selain menjadi hiburan bagi wisatawan, pentas budaya ini juga menjadi ruang ekspresi seni bagi masyarakat lokal sekaligus memperkuat pelestarian budaya Bali. Dengan perpaduan keindahan alam Danau Beratan, kemegahan Pura Ulun Danu Beratan, serta suguhan budaya yang autentik, DTW Ulun Danu Beratan tetap menjadi magnet kuat bagi wisatawan di tengah isu Bali sepi.

“Ini juga sebagai hiburan tambahan bagi wisatawan yang datang, sehingga mereka mendapatkan pengalaman berwisata yang lebih lengkap dan berkesan,” pungkasnya.[ka]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER