DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, resmi mengukuhkan dan melantik lima anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan kelembagaan KPAD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak serta mendorong pemenuhan hak-hak anak di Bali.
Keberadaan KPAD diharapkan dapat memperkuat upaya perlindungan anak dari berbagai bentuk ancaman, diskriminasi, perundungan, dan tindak kekerasan. Lembaga ini juga diharapkan berperan dalam memastikan pemenuhan hak anak berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adapun lima anggota KPAD Provinsi Bali periode 2026–2031 yang dilantik yakni Anak Agung Made Putra Wirawan sebagai Ketua, Ni Made Diah Kesuma Wardhani sebagai Wakil Ketua, Dewa Putu Gede Sujaya Pasupadha sebagai Anggota, Ni Putu Ariani sebagai Anggota, serta I Kadek Agus Mahendra sebagai Anggota.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) KPAD Provinsi Bali, dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, mengungkapkan bahwa kekerasan psikis menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dalam upaya perlindungan anak. Salah satu bentuknya adalah kekerasan verbal yang dapat terjadi melalui tindakan perundungan, termasuk di lingkungan pendidikan.
“Tren menunjukkan kekerasan yang terjadi saat ini didominasi oleh kekerasan psikis, salah satunya kekerasan verbal. Bentuk yang bisa dilihat dan langsung dirasakan adalah bullying terhadap anak-anak, khususnya di sekolah atau tempat pendidikan,” ungkapnya.
Menurutnya, persoalan perundungan perlu menjadi perhatian bersama karena lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, berharap para komisioner KPAD yang baru dilantik dapat membangun sinergi dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama lintas sektor dinilai penting dalam menangani berbagai persoalan perlindungan anak sekaligus memastikan hak-hak anak terpenuhi.
Suwirta juga menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Upaya perlindungan, menurutnya, tidak dapat hanya dilakukan oleh satu lembaga, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga perlindungan anak, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.
Koordinasi antarpihak tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan maupun penanganan ketika terjadi kasus kekerasan terhadap anak. Dengan demikian, upaya perlindungan dapat dilakukan secara lebih terarah dan menjangkau berbagai lingkungan tempat anak beraktivitas.
Penguatan sosialisasi dan edukasi juga menjadi bagian penting dalam mencegah perundungan serta bentuk kekerasan lainnya. Lingkungan sekolah menjadi salah satu sasaran yang perlu mendapat perhatian, dengan melibatkan guru bimbingan dan konseling (BK), tenaga pendidik, serta orang tua.
Keterlibatan guru dan orang tua diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan psikis, dampak perundungan, serta langkah yang perlu dilakukan ketika anak mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
Dengan terbentuknya keanggotaan KPAD Provinsi Bali periode 2026–2031, pengawasan dan upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk kekerasan anak diharapkan semakin diperkuat. Kehadiran komisioner baru juga menjadi bagian dari upaya mendorong perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui koordinasi serta keterlibatan berbagai pihak.
Perlindungan anak pada akhirnya membutuhkan lingkungan yang aman, kepedulian bersama, dan mekanisme penanganan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Sinergi seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan setiap anak di Bali memperoleh hak perlindungan, pendidikan, dan kesempatan tumbuh kembang secara layak.[*rls]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











