BerandaBulelengTerobos Lampu Merah, Pengendara Motor Terjatuh ke Sungai di Buleleng

Terobos Lampu Merah, Pengendara Motor Terjatuh ke Sungai di Buleleng

BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas hingga terjatuh ke saluran air di Dusun Galiran, Desa Bakti Seraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Hingga Senin sore, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor diduga melanggar lampu lalu lintas. Pada saat bersamaan, sebuah mobil melaju dari arah lain dan menabrak sepeda motor tersebut. Akibat benturan keras, pengendara motor terpelanting dan jatuh ke saluran air yang berada di sisi jalan.

Saluran air tempat korban terjatuh memiliki lebar sekitar dua meter. Saat kejadian, wilayah tersebut diguyur hujan deras sehingga debit air meningkat dan arus mengalir cukup kuat. Kondisi tersebut diduga menyebabkan korban terseret arus hingga menghilang dari lokasi awal kejadian.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus air membuat korban tidak terlihat lagi. Di lokasi kejadian, hanya sepeda motor korban yang ditemukan dalam kondisi rusak. Kendaraan tersebut diketahui bernomor polisi DK 6662 UAL.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada pukul 09.23 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sebanyak lima personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng diberangkatkan untuk melakukan upaya pencarian. Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran saluran air dan sungai di sekitar lokasi kejadian, baik secara visual maupun dengan berkoordinasi bersama warga setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang cukup menyulitkan proses pencarian korban.

“Pada saat kejadian hujan turun cukup deras, sehingga aliran sungai menjadi kuat. Diduga korban terseret arus air setelah terjatuh ke saluran,” ujar Sidakarya saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel di lapangan. Selain menyusuri aliran sungai, petugas juga melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.

Baca Juga:  Padi Bridantara 8 di Buleleng Hasilkan 10,576 Ton per Hektare

Identitas korban diketahui bernama Made Serina. Korban tercatat sebagai warga yang berdomisili di Perumahan Griya Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.

Sementara itu, pihak kepolisian juga melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut. Polisi mengimbau pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

Upaya pencarian terhadap korban rencananya akan terus dilanjutkan dengan melibatkan unsur SAR, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat sekitar. Tim SAR juga mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER