BerandaTabananLapas Tabanan Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan di HUT RI ke-81

Lapas Tabanan Salurkan Bansos untuk Keluarga Warga Binaan di HUT RI ke-81

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan seremoni. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, makna kemerdekaan diterjemahkan melalui kepedulian dengan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga Warga Binaan, Senin (10/8/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Candra Prabhawa Lapas Tabanan. Sebanyak enam paket bantuan sosial diberikan kepada keluarga Warga Binaan sebagai bentuk perhatian sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata di tengah momentum peringatan kemerdekaan.

Setiap paket berisi sejumlah kebutuhan pokok, yakni beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI seharusnya tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan berbagi dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita memperingatinya, tetapi juga bagaimana semangatnya dapat kita wujudkan melalui kepedulian,” ujar Prawira.

Prawira menegaskan, bantuan yang disalurkan bukan sekadar paket kebutuhan pokok. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian Lapas Tabanan kepada keluarga Warga Binaan.

Menurutnya, dukungan dari lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat memberikan semangat kepada Warga Binaan untuk terus menjalani proses pembinaan dengan baik.

“Kami berharap dukungan sederhana ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan,” katanya.

Kepedulian terhadap keluarga Warga Binaan dinilai penting karena proses pembinaan tidak hanya berkaitan dengan individu yang sedang menjalani masa pidana. Keluarga juga menjadi bagian yang turut memberikan dukungan moral selama Warga Binaan menjalani pembinaan di Lapas.

Karena itu, perhatian yang diberikan melalui kegiatan sosial diharapkan dapat memperkuat hubungan kemanusiaan antara Lapas, Warga Binaan, dan keluarganya.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Komang, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Lapas Tabanan.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar nilai barang yang diterima. Perhatian dari Lapas membuat keluarga Warga Binaan merasa tetap mendapatkan dukungan di tengah kondisi yang mereka jalani.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Bukan hanya karena kebutuhan yang diberikan, tetapi kami juga merasa diperhatikan dan tidak sendiri,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lapas Tabanan yang telah memberikan bantuan kepada keluarga Warga Binaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Penyaluran bansos tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial yang memberikan warna berbeda dalam peringatan kemerdekaan di Lapas Tabanan.

Baca Juga:  Sanjaya Ingatkan Pers dan Humas: Jangan Kejar Viral, Lupakan Etika

Semangat kemerdekaan tidak hanya diterjemahkan melalui simbol dan perayaan, tetapi diwujudkan dalam tindakan sederhana yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Enam keluarga Warga Binaan yang menerima bantuan diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut. Bantuan kebutuhan pokok juga menjadi bentuk dukungan agar keluarga penerima dapat sedikit terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bagi Lapas Tabanan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya membangun pemasyarakatan yang lebih humanis. Pembinaan tidak hanya diarahkan kepada Warga Binaan, tetapi juga dibarengi dengan kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitar mereka.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya melalui kepedulian, gotong royong, dan kesediaan untuk berbagi dengan sesama.

Melalui penyaluran bantuan sosial ini, Lapas Tabanan berharap budaya peduli dapat terus dipertahankan. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat dan rasa kemanusiaan bagi keluarga Warga Binaan serta masyarakat di sekitarnya.[*]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER