TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Rumah milik I Nyoman Sukaria, warga Banjar Dinas Dauh Siyong, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, terbakar pada Selasa (15/9/2026) petang. Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga di dalamnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrawati mengatakan, kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong. Sebelum meninggalkan rumah, korban sempat melakukan aktivitas di dalam rumah.
“Pada Selasa sekitar pukul 17.00 Wita, korban sempat sembahyang di kamar suci miliknya,” kata Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrawati.
Sekitar pukul 17.30 Wita, korban bersama Saksi dan keluarganya kemudian pergi berbelanja ke Pasar Senggol Suraberata. Rumah ditinggalkan dalam keadaan sepi.
Saat berada di pasar, sekitar pukul 18.40 Wita, Saksi mendapat telepon dari Saksi yang mengabarkan bahwa rumah milik korban telah terbakar.
Mendapat informasi tersebut, korban bersama Saksi dan keluarganya langsung bergegas pulang. Sesampainya di lokasi, api sudah membesar dan melalap bagian rumah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya warga dilakukan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 19.45 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas kemudian melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan secara keseluruhan sekitar pukul 20.00 Wita.
Pada waktu yang hampir bersamaan, personel piket Polsek Selemadeg Barat yang dipimpin Pawas juga tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah berukuran sekitar 8 x 6 meter. Di dalam bangunan tersebut terdapat tiga kamar tidur dan satu kamar suci.
Selain bangunan rumah, sejumlah barang milik korban ikut terbakar. Di antaranya uang tunai sekitar Rp33 juta, surat-surat berharga, perhiasan, barang elektronik serta sejumlah perlengkapan rumah tangga lainnya.
Total kerugian akibat kebakaran tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai Rp700 juta.
Polisi masih belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber api dan kronologi secara lebih lengkap.
Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrawati menyampaikan, korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Korban juga tidak memiliki kecurigaan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh pihak lain dan menerima kejadian itu sebagai sebuah musibah.
“Korban tidak mempermasalahkan kejadian tersebut dan tidak ada kecurigaan dilakukan oleh pihak lain serta menerima sebagai sebuah musibah,” ujarnya.
Hingga penanganan di lokasi selesai, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











