BerandaTabananLapas Tabanan Razia Gabungan, Tes Urine 30 Orang Hasilnya Negatif

Lapas Tabanan Razia Gabungan, Tes Urine 30 Orang Hasilnya Negatif

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan. Bersama aparat penegak hukum (APH), Lapas Tabanan melaksanakan razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan serta petugas, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, serta jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali.

Razia gabungan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus mempersempit ruang terjadinya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan Lapas Tabanan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan penggeledahan secara menyeluruh terhadap sejumlah kamar hunian warga binaan.

Selain pemeriksaan blok hunian, petugas juga melaksanakan tes urine secara acak di Klinik Lapas Tabanan. Proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan Tim Medis Lapas Tabanan bersama petugas BNNK Badung.

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, mengatakan kegiatan razia dan tes urine merupakan bagian dari strategi penguatan keamanan yang dilakukan secara berkala.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Kukuhkan Pengurus OSIS, 38.783 Pelajar Ikuti Pemilihan

“Deteksi dini menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas. Melalui razia gabungan dan tes urine ini, kami ingin memastikan lingkungan pembinaan tetap aman, tertib, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan, termasuk penyalahgunaan narkoba maupun kepemilikan barang-barang yang tidak semestinya berada di dalam blok hunian,” ujar Basuki.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan secara konsisten agar pelaksanaan pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan dalam kondisi yang aman dan kondusif.

Dari pelaksanaan tes urine, sebanyak 20 warga binaan dan 10 petugas Lapas Tabanan menjalani pemeriksaan secara acak.

Petugas BNNK Badung, Heri Suseno, menyampaikan seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif.

“Dari 20 orang Warga Binaan dan 10 orang petugas yang dites urine, hasilnya semua negatif. Kami mengapresiasi langkah Lapas Tabanan yang secara konsisten melaksanakan upaya pencegahan melalui tes urine dan pengawasan rutin sehingga lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Heri.

Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pengawasan dan upaya pencegahan terus berjalan dalam menjaga kondisi Lapas agar tetap aman.

Baca Juga:  Satpol PP Tabanan Rekomendasikan Pembongkaran Restoran di Jatiluwih

Selain melakukan tes urine, tim gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang berada di dalam kamar hunian.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan adanya narkotika, alat komunikasi ilegal, maupun barang terlarang lainnya.

Meski demikian, sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan tetap diamankan untuk dilakukan pendataan dan penanganan sesuai aturan yang berlaku.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Lapas Tabanan, Kanwil Ditjenpas Bali, BNNK Badung, Kodim 1619/Tabanan, serta unsur terkait lainnya dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan.

Melalui pengawasan rutin, razia gabungan, serta pemeriksaan berkala, Lapas Tabanan berkomitmen memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga program pembinaan terhadap warga binaan dapat berlangsung secara optimal.

Ke depan, sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Tabanan.[*rls]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER