TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Dukungan terhadap petani di Gumi Lumbung Pangan Bali terus diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Bank Indonesia.
Dalam upaya menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan, lima Subak di Kabupaten Tabanan menerima bantuan berupa sarana dan prasarana pertanian dari Bank Indonesia.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda Helina Panjaitan, didampingi Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, dalam kegiatan High Level Meeting TPID Kabupaten Tabanan.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Tabanan dengan para Perbekel se-Kabupaten Tabanan sebagai langkah nyata memperkuat sinergi ekonomi lokal dan pengendalian inflasi.
Adapun lima Subak penerima bantuan diantaranya.
Subak Aseman IV (Desa Tanguntiti, Selemadeg Timur): Tractor Rotary (2 unit), Power Thresher (3 unit)
Subak Lanyah Delod Jalan (Desa Berembeng, Selemadeg): Tractor Rotary (2 unit), Power Thresher (3 unit)
Subak Timan Agung (Desa Kelating, Kerambitan): Hand Tractor (3 unit), Power Thresher (3 unit)
Subak Gadon III (Desa Braban, Kediri): Hand Tractor (2 unit), Cultivator (1 unit), Power Thresher (2 unit)
Subak Empas Mal Kangin (Desa Dajan Peken, Tabanan): Traktor Capung (1 unit), Power Thresher (1 unit)
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungan nyata terhadap petani di Tabanan.
“Atas nama masyarakat dan petani Tabanan, kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani,” ujar Bupati Sanjaya.
Ia menegaskan, sinergi seperti ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan negara dalam memperkuat kedaulatan pangan berkelanjutan.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan jantung ekonomi Tabanan sehingga setiap program yang mendukung peningkatan produksi pangan akan terus mendapat dukungan penuh dari Pemkab.
Sementara itu, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda Helina Panjaitan, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pengendalian inflasi berbasis peningkatan produksi pangan lokal.
“Program ini kami hadirkan sebagai kontribusi nyata Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi melalui peningkatan produksi komoditas pangan. Kami bersinergi dengan pemerintah daerah agar ekonomi tumbuh berkelanjutan,” terangnya.
Menurutnya, bantuan alat pertanian seperti traktor, cultivator, dan mesin perontok diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi kerja petani Subak, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan yang menjadi komponen utama pengendalian inflasi daerah.
Kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemkab Tabanan diharapkan semakin memperkuat daya tahan sektor pertanian menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim hingga fluktuasi harga pangan.
Program ini juga menjadi pondasi bagi kemandirian ekonomi masyarakat desa, sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











