BerandaBirokrasiBali Dekranasda Fashion Week Hari Ketiga: Tujuh Desainer Lokal Pamerkan 100 Koleksi...

Bali Dekranasda Fashion Week Hari Ketiga: Tujuh Desainer Lokal Pamerkan 100 Koleksi Wastra Bali

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com — Gelaran Bali Dekranasda Fashion Week (BDFW) memasuki hari ketiga pada sesi kedua dengan menghadirkan ragam koleksi busana formal hingga kasual karya tujuh desainer lokal Bali. Acara yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Kamis (4/12), ini kembali mempertegas posisi wastra Bali sebagai inspirasi utama dalam industri fesyen modern.

Para desainer yang tampil Kinara Busana, Ipong, Fortuna Bali Fashion, Kwaca Bali, Luh Jaum, Uluwatu, dan Jineng Amertha D’Sign—menunjukkan karakter masing-masing dalam memadukan motif tradisional dengan sentuhan kontemporer. Setiap koleksi tampil dengan kekhasan desain, komposisi warna, dan detail yang memperlihatkan kualitas pengerjaan para perajin lokal Bali.

Peragaan busana juga semakin istimewa dengan kehadiran koleksi pribadi Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. Busana-busana tersebut menggunakan kain tenun Bali karya para perajin daerah, yang dipadukan dengan konstruksi mode yang elegan dan relevan dengan tren global. Kehadirannya menambah kekayaan visual panggung BDFW dan memperkuat pesan bahwa wastra Bali siap bersaing dalam industri mode nasional maupun internasional.

Baca Juga:  KPK Soroti Pengamanan Aset Daerah, Bali Percepat Sertifikasi

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyambut hangat antusiasme para perajin dan desainer yang terlibat. Ia menegaskan bahwa BDFW merupakan ruang penting untuk mempromosikan kreativitas dan mendorong kebangkitan industri fesyen Bali. Menurutnya, perkembangan mode berbasis budaya lokal tidak hanya memperkuat identitas Bali, tetapi juga membuka peluang pasar yang semakin luas.

“Melalui BDFW, kita ingin memperlihatkan bahwa kreativitas para desainer lokal memiliki daya saing tinggi. Wastra Bali bukan hanya warisan budaya, tetapi juga sumber inspirasi yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia BDFW yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanatha, menyampaikan bahwa sesi pertama pada hari ketiga berlangsung sangat baik dan mencatat nilai penjualan yang positif. Ia optimistis tujuh perancang yang tampil pada sesi kedua akan kembali menarik minat pasar.

“Penampilan para desainer sudah melalui proses kurasi. Pasti bagus. Masing-masing membawa 10 koleksi sehingga total ada 70 koleksi dari para perancang dan 30 koleksi pribadi Ibu Putri Koster. Secara keseluruhan, 100 busana ditampilkan dengan didukung 20 peraga,” jelasnya.

Wiryanatha menambahkan bahwa keberadaan BDFW tidak hanya memamerkan keindahan wastra Bali, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi para pelaku IKM lokal. Ia menekankan bahwa fesyen merupakan industri panjang yang melibatkan banyak pelaku, dari perajin pemintal benang hingga konsumen sebagai penentu keberlanjutan produk.

“Kehadiran Bapak-Ibu hari ini adalah bentuk dukungan nyata bagi IKM kita. Wastra hitakara tidak hanya indah, tetapi juga bermanfaat bagi banyak pihak. Ayo belanja dan gunakan produk IKM Bali,” serunya.

Untuk menambah semarak acara, BDFW hari ketiga turut menghadirkan doorprize dari Balimall, Bank BPD Bali, dan Perumda Bali Sat Guna dengan total hadiah Rp5 juta. Kehadiran hadiah ini diharapkan semakin meningkatkan antusiasme masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan bagi perkembangan fesyen berbasis budaya Bali.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER