BerandaDenpasarTraktiran Koster di Tumpek Klurut Disambut Antusias Anak Muda

Traktiran Koster di Tumpek Klurut Disambut Antusias Anak Muda

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Gubernur Bali Wayan Koster merayakan Rahina Tumpek Klurut atau Hari Tresna Asih dengan cara sederhana namun penuh makna. Dalam momentum hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali ini, Gubernur Koster mentraktir ribuan cup kopi di Jenar Coffee dan Tan Panama Coffee Shop, Denpasar, Sabtu (3/1).

Tak hanya kopi, Gubernur Koster juga mentraktir menu babi guling di Warung Men Wenci, kawasan Sangeh, Kabupaten Badung, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Sejak pagi, warung babi guling tersebut dipadati pengunjung hingga dua ekor be guling ludes dalam waktu singkat.

Saat ditemui di Tan Panama Coffee Shop, Gubernur Koster tampak bercengkrama santai dengan para pengunjung yang didominasi anak-anak muda (yowana). Suasana berlangsung hangat dan akrab. Gubernur Bali dua periode ini juga melayani permintaan foto bersama dengan ramah.

Baca Juga:  Tabanan Miliki 8.532 Kader Posyandu, Bunda Rai Dorong Pembinaan Merata

Gubernur Koster menjelaskan, Tumpek Klurut dimaknai sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa tresna asih (kasih sayang), mempererat hubungan antar sesama, serta memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Bali.

“Tumpek Klurut adalah hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali. Kita maknai dengan berbagi, membangun interaksi yang hangat, terutama dengan generasi muda, sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujar Koster.

Ia menegaskan, perayaan dilakukan secara niskala lan sekala. Secara niskala diawali dengan persembahyangan di Pura Candi Narmada, sementara secara sekala diwujudkan melalui interaksi langsung dengan masyarakat di ruang-ruang publik seperti coffee shop.

Antusiasme masyarakat pun tinggi. Salah seorang pengunjung, Prama asal Denpasar, mengaku senang bisa merasakan langsung kebersamaan tersebut.

“Kebetulan weekend dan ditraktir Pak Gubernur. Senang sekali, awal tahun sudah dapat momen seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Bali Siagakan 446 Personel dan 42 Kendaraan Antisipasi Bencana

Menurut Koster, UMKM lokal Bali memiliki peran strategis dalam menjaga budaya sekaligus menjadi ruang kreativitas generasi muda. Karena itu, Tumpek Klurut dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, lan rasa tresna asih di tengah masyarakat.

Perayaan Tumpek Klurut ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kearifan lokal Bali tetap relevan dan kontekstual dalam kehidupan modern, sebagai upaya membangun jati diri, karakter, dan identitas krama Bali.

“Ini warisan leluhur yang penting kita rawat dan perkuat bersama,” tegasnya.
Selain itu, Gubernur Koster juga menghadirkan hiburan pentas musik di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai.

“Musiknya dikemas agar menciptakan suasana tenang, damai, lan becik, sehingga masyarakat bisa menikmati kebersamaan dengan nyaman,” pungkasnya.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER