TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan terus memperkuat sistem keamanan dan ketertiban melalui sinergi dengan berbagai instansi strategis. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan mempererat koordinasi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan optimal.
Penguatan sinergi tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, bersama jajaran pejabat struktural dengan Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan, Letkol Inf. Muhamad Arifianto, di Markas Kodim 1619/Tabanan, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyamakan persepsi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Tabanan.
Kalapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Tanpa kondisi yang aman dan kondusif, proses pembinaan terhadap warga binaan tidak akan berjalan secara maksimal.
Karena itu, pihaknya terus membangun kolaborasi dengan aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Keamanan merupakan prasyarat utama agar seluruh proses pembinaan dapat berlangsung dengan baik. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kodim 1619 Tabanan, sebagai langkah antisipatif dalam meningkatkan kewaspadaan sekaligus membangun sistem pengamanan yang semakin solid,” ujar Prawira.
Menurutnya, tantangan dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan semakin kompleks sehingga diperlukan sistem pengamanan yang adaptif serta didukung kerja sama lintas instansi.
Sinergi tersebut juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi petugas, warga binaan, maupun masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Muhamad Arifianto menegaskan pihaknya siap terus mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan melalui kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Menurutnya, koordinasi antara TNI dan Lapas menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
“Hubungan kerja sama antara Kodim dan Lapas Tabanan telah terjalin dengan baik selama ini. Kami siap terus bersinergi untuk mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas Arifianto.
Ia menambahkan, sinergi yang dibangun tidak hanya sebatas koordinasi, tetapi juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas penguatan sistem pengamanan yang lebih adaptif melalui peningkatan komunikasi, koordinasi, dan langkah-langkah preventif.
Lapas Tabanan menilai kolaborasi dengan aparat kewilayahan sangat penting untuk mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan.
Penguatan sistem keamanan dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun luar lembaga pemasyarakatan.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga menjadi bagian dari implementasi prinsip deteksi dini dalam menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.
Melalui penguatan sinergi dengan Kodim 1619/Tabanan, Lapas Kelas IIB Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keamanan pemasyarakatan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengamanan yang profesional, responsif, dan berbasis kerja sama antarlembaga sehingga berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Di sisi lain, situasi yang aman dan tertib juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan kepribadian maupun kemandirian warga binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara Lapas Tabanan dan Kodim 1619/Tabanan, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal sesuai prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan kepada masyarakat.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











