BerandaTabananDukcapil dan Diskominfo Tabanan Jemput Bola Aktivasi IKD, 960 Akun Aktif dalam...

Dukcapil dan Diskominfo Tabanan Jemput Bola Aktivasi IKD, 960 Akun Aktif dalam Satu Malam

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mempercepat transformasi digital pelayanan publik melalui inovasi layanan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan membuka layanan aktivasi IKD di area Gedung Maria Tabanan, Selasa (28/7/2026) malam.

Lokasi pelayanan dipilih berdampingan dengan Pasar Senggol Tabanan yang merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Strategi ini terbukti efektif karena mampu menjangkau warga yang selama ini kesulitan mengurus administrasi kependudukan akibat padatnya aktivitas pada jam kerja.

Melalui konsep pelayanan jemput bola, masyarakat tidak lagi harus datang ke Kantor Dukcapil pada jam pelayanan. Pemerintah justru hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan, I Gusti Agung Rai Dwipayana, mengatakan kolaborasi bersama Diskominfo merupakan langkah strategis dalam mempercepat digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung pembangunan ekosistem digital di Kabupaten Tabanan.

“Melalui layanan jemput bola di area Gedung Maria yang berdampingan dengan Pasar Senggol Tabanan, kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh kemudahan dan kecepatan dalam melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital,” ujarnya.

Menurutnya, paradigma pelayanan publik kini terus berubah. Pemerintah tidak lagi menunggu masyarakat datang ke kantor pelayanan, melainkan aktif mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Kukuhkan Pengurus OSIS, 38.783 Pelajar Ikuti Pemilihan

Strategi tersebut dinilai mampu mengatasi kendala utama masyarakat, khususnya pekerja yang tidak memiliki waktu mengurus administrasi kependudukan pada pagi hingga sore hari.

“Target kami bukan lagi masyarakat yang datang mengantre di kantor, tetapi pemerintah yang hadir langsung memfasilitasi masyarakat, terutama mereka yang terkendala jam kerja,” jelas Rai Dwipayana.

IKD sendiri merupakan inovasi nasional dalam pelayanan administrasi kependudukan yang memungkinkan masyarakat menyimpan identitas kependudukan secara digital melalui telepon pintar. Dengan IKD, berbagai dokumen kependudukan dapat diakses lebih praktis, aman, dan cepat tanpa harus membawa dokumen fisik.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, penerapan IKD juga menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan pelayanan publik berbasis elektronik serta mendukung integrasi berbagai layanan pemerintahan digital.

“IKD adalah masa depan pelayanan publik karena seluruh dokumen kependudukan kini dapat diakses secara aman melalui telepon seluler. Program ini juga mendukung pelaksanaan piloting digitalisasi bantuan sosial di Kabupaten Tabanan,” tambahnya.

Hasilnya, layanan jemput bola yang berlangsung selama satu malam tersebut berhasil mengaktivasi 960 akun IKD. Tambahan tersebut membuat jumlah keseluruhan aktivasi IKD di Kabupaten Tabanan mencapai 15.943 akun, atau sekitar 4,16 persen dari total 383.418 penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.

Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas digital sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik di era digital.

Salah satu warga yang memanfaatkan layanan tersebut, An Agus Susila Dharma, mengaku sangat terbantu karena pelayanan dilakukan pada malam hari sehingga tidak mengganggu aktivitas pekerjaannya.

Baca Juga:  Bawaslu Tabanan Temui Sekda, Bahas Penguatan Pengawasan Pemilu

“Saya bekerja dari pagi sampai sore sehingga selama ini tidak sempat datang ke Kantor Dukcapil. Dengan pelayanan malam seperti ini, saya bisa mengaktifkan IKD dengan cepat tanpa meninggalkan pekerjaan. Semoga layanan jemput bola seperti ini terus dilaksanakan,” ungkap Agus.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, menegaskan bahwa Diskominfo mendukung penuh pelaksanaan layanan jemput bola melalui penyediaan infrastruktur digital dan konektivitas jaringan.

Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada aplikasi, tetapi juga kesiapan jaringan dan kolaborasi antarlembaga.

“Dukungan infrastruktur digital menjadi bagian penting agar pelayanan publik berjalan lancar. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati layanan digital tanpa hambatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Dukcapil dan Diskominfo akan terus diperkuat guna memperluas cakupan layanan digital hingga menjangkau seluruh masyarakat Tabanan.

Melalui inovasi jemput bola ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap pemanfaatan IKD terus meningkat sehingga masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara digital. Langkah tersebut juga mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyaluran program perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, efektif, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER