BerandaTabananTruk Muatan Arang Tabrak Pohon di Selemadeg, Sopir Alami Patah Kaki

Truk Muatan Arang Tabrak Pohon di Selemadeg, Sopir Alami Patah Kaki

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Nasional jurusan Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 16.10 Wita. Sebuah truk engkel bermuatan arang dengan nomor polisi P 8303 GG menabrak pohon di pinggir jalan setelah mengalami pecah ban saat melintasi tanjakan menikung.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk mengalami patah kaki kiri dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara seorang penumpang mengalami luka di bagian kepala dan pelipis, sedangkan dua orang lainnya dilaporkan selamat.

Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar karena benturan keras menyebabkan bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk engkel P 8303 GG bermuatan arang dari Pulau Jawa menuju Denpasar melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Saat tiba di lokasi kejadian di kawasan tanjakan yang menikung ke kiri di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, kendaraan diduga mengalami pecah ban kanan.

Akibat pecah ban tersebut, pengemudi kehilangan kendali sehingga tidak mampu mengembalikan posisi kemudi. Truk kemudian keluar jalur dan menghantam pohon yang berada di luar bahu jalan sebelah utara.

Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan.

Polisi memastikan insiden tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain.

Sopir truk diketahui bernama M. Arifin (36).

Akibat benturan, korban mengalami patah kaki kiri. Meski mengalami luka serius, korban masih dalam kondisi sadar ketika dievakuasi warga bersama petugas.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Selemadeg sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dokumen kendaraan berupa STNK diketahui belum ditemukan saat proses penanganan di lokasi kejadian.

Selain sopir, seorang penumpang bernama Hasan Bisri (37), warga Dusun Kepel, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut.

Korban mengalami luka pada pelipis kanan dan luka robek di bagian atas kepala yang memerlukan tiga jahitan.

Beruntung, Hasan Bisri diketahui menggunakan sabuk pengaman, sehingga kondisi korban tetap sadar dan hanya mengalami luka ringan hingga sedang. Ia menjalani perawatan medis di Puskesmas Selemadeg.

Sementara dua orang lainnya, yakni Jasrudi (38) asal Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, serta I Nyoman Wasa (50), warga Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, dilaporkan selamat.

Petugas kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi terhadap korban setelah menerima laporan kecelakaan.

Arus lalu lintas di Jalan Denpasar–Gilimanuk sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi, namun situasi dapat segera dikendalikan sehingga lalu lintas kembali normal.

Baca Juga:  KPU Tabanan Mutakhirkan Data Pemilih Warga Binaan di Lapas

Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Subadi membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.

Ia menjelaskan kecelakaan terjadi setelah ban kanan truk pecah saat melintasi tanjakan menikung sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menabrak pohon di tepi jalan.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah truk engkel bermuatan arang di wilayah Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg. Dugaan sementara kecelakaan dipicu pecah ban sehingga pengemudi kehilangan kendali,” ujar Kompol I Made Subadi.

Polisi masih melakukan pendataan serta melengkapi administrasi penyelidikan terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, terutama pemeriksaan ban, sistem pengereman, dan komponen keselamatan lainnya.

Jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, khususnya di wilayah Kecamatan Selemadeg, memiliki sejumlah tanjakan dan tikungan yang membutuhkan kondisi kendaraan prima serta kewaspadaan tinggi dari pengemudi.

Kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi batas kecepatan, melakukan pengecekan kendaraan secara berkala, serta segera menghentikan perjalanan apabila menemukan indikasi kerusakan pada kendaraan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER