TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan resmi meluncurkan program inovasi donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN) bertajuk “Si Doras” (Singasana Donor Darah ASN). Peluncuran program ini dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pengurus PMI Kabupaten Tabanan Masa Bakti 2025–2030 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Jumat (9/1/2026).
Launching program Si Doras dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan atau yang mewakili, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta pengurus dan anggota PMI Kabupaten Tabanan.
Program Si Doras merupakan inovasi kemanusiaan yang dirancang untuk menjamin ketersediaan stok darah yang aman, terencana, dan berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Melalui program ini, ASN di lingkungan Pemkab Tabanan dilibatkan secara aktif dan terorganisir sebagai pendonor darah, sehingga kebutuhan darah bagi masyarakat dapat terpenuhi secara lebih optimal.
Dalam sambutannya, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan bahwa peluncuran Si Doras merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus membangun budaya kepedulian sosial di kalangan ASN. Menurutnya, ASN tidak hanya memiliki peran sebagai pelaksana pelayanan publik, tetapi juga sebagai teladan dalam aksi kemanusiaan.
“Melalui program Si Doras, kita ingin menumbuhkan kesadaran bahwa donor darah adalah bentuk pengabdian yang nyata. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi keselamatan dan harapan hidup sesama,” ujar Sanjaya.
Ia juga menekankan bahwa program Si Doras harus dilaksanakan secara rutin, terkoordinasi dengan PMI dan fasilitas pelayanan kesehatan, serta menjadi bagian dari gerakan bersama seluruh perangkat daerah. Dengan perencanaan yang baik, Sanjaya meyakini Tabanan tidak akan mengalami kekurangan stok darah.
“Jika donor darah menjadi kesadaran kolektif ASN, maka ketersediaan darah akan terjaga dengan baik. Inilah salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tabanan I Made Dirga menjelaskan bahwa program Si Doras lahir dari kebutuhan akan sistem donor darah yang berkelanjutan dan terorganisir. Selama ini, kebutuhan darah sering kali meningkat secara mendadak, sehingga diperlukan basis pendonor yang siap dan terdata dengan baik.
“Si Doras kami rancang sebagai inovasi donor darah ASN yang tidak bersifat insidental, melainkan berkelanjutan. Dengan keterlibatan ASN, PMI Kabupaten Tabanan memiliki basis pendonor yang jelas dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ungkap Dirga.
Dirga menegaskan bahwa PMI Kabupaten Tabanan berkomitmen melaksanakan program Si Doras secara profesional, inovatif, dan berkesinambungan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI. Program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi ASN yang suatu saat membutuhkan darah.
Pada kesempatan tersebut, Dirga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Tabanan atas dukungan penuh terhadap PMI Kabupaten Tabanan, khususnya dalam peluncuran program inovasi Si Doras. Ia berharap kolaborasi antara PMI dan Pemerintah Kabupaten Tabanan dapat terus diperkuat demi kemanusiaan.
Dengan diluncurkannya program Si Doras, PMI Kabupaten Tabanan bersama Pemkab Tabanan berharap tercipta sistem donor darah yang lebih tertata, responsif, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam membangun kepedulian sosial ASN sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Tabanan secara menyeluruh.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











