BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja semakin semarak dengan digelarnya Singaraja Run 2026 yang dipusatkan di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini sukses menarik hampir 1.200 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat daerah.
Turut hadir dan ambil bagian dalam kegiatan tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ny. Wardhany Sutjidra, Wakil Bupati Gede Supriatna beserta Ny. Hermawati Supriatna, serta Sekretaris Daerah Gede Suyasa bersama Ny. Dewi Suyasa. Selain itu, jajaran Forkopimda, OPD, BUMD, pegawai, hingga komunitas pelari turut memeriahkan event ini.
Kegiatan Singaraja Run berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang hari dengan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat. Para peserta menempuh jarak sejauh lima kilometer dengan rute start dan finish di Pelabuhan Tua Buleleng. Rute yang dilalui tidak hanya menghadirkan tantangan olahraga, tetapi juga menyuguhkan panorama sejarah Kota Singaraja.
Sepanjang perjalanan, peserta diajak melintasi berbagai titik bersejarah yang menjadi ikon Kota Singaraja, seperti masjid, pura, serta bangunan-bangunan tua dengan arsitektur kolonial yang masih terjaga hingga kini. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang memadukan olahraga dengan wisata sejarah.
Pemilihan Pelabuhan Tua sebagai pusat kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Kawasan ini merupakan salah satu situs bersejarah penting di Buleleng yang diharapkan dapat kembali dikenal dan dihidupkan oleh masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam Singaraja Run perdana ini. Ia mengaku jumlah peserta yang mencapai hampir 1.200 orang di luar ekspektasi pemerintah daerah.
“Ini di luar ekspektasi kami. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam memeriahkan HUT Kota Singaraja,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi jawaban atas keinginan masyarakat, khususnya komunitas pelari yang selama ini aktif mengikuti berbagai event lari di daerah lain. Dengan adanya Singaraja Run, masyarakat kini memiliki wadah untuk menyalurkan hobi sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan daerah.
Melihat tingginya minat masyarakat, Sutjidra memastikan bahwa Singaraja Run akan menjadi agenda rutin tahunan. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.
“Ke depan, kegiatan ini akan rutin kita selenggarakan. Selain untuk kesehatan, juga untuk mengenalkan kembali ikon-ikon bersejarah di Kota Singaraja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa rute lari ke depan akan terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak lokasi bersejarah. Bahkan, setelah proses renovasi Pelabuhan Tua selesai, kawasan tersebut akan kembali dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Selain kegiatan lari, Singaraja Run 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, seperti penampilan DJ Rama Pandya, Zumba Party, penyerahan hadiah kepada para finisher, serta pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya daerah.
Singaraja Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta memperkuat identitas Kota Singaraja sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya di Buleleng.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











