BerandaJembranaGiri Prasta Ajak Semeton Pasek Jembrana Tetap Guyub di Loka Sabha Madya...

Giri Prasta Ajak Semeton Pasek Jembrana Tetap Guyub di Loka Sabha Madya VIII MGPSSR

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali, secara resmi membuka Loka Sabha Madya VIII MGPSSR Kabupaten Jembrana pada Sabtu (Saniscara Umanis, Tolu), 9 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno tersebut dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, Ida Pandita Mpu Nabe bersama Ida Pandita Mpu, pengurus MGPSSR Provinsi Bali, Ketua MGPSSR kabupaten/kota se-Bali, serta semeton Pasek dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana.

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengajak seluruh semeton Pasek di Jembrana agar tetap menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan Catur Swadharmaning Kepasekan. Empat prinsip tersebut meliputi Astiti ring Ida Hyang Widhi Wasa, Bakti ring Kawitan, Tindih ring Bhisama, dan Guyub ring Pasemetonan.

Menurutnya, keberadaan MGPSSR tidak hanya menjadi wadah pemersatu semeton Pasek, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Ia menegaskan, sebagai umat Hindu, tujuan utama kehidupan yang harus diwujudkan adalah Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma, yakni mencapai kesejahteraan lahir dan batin melalui dharma.

Karena itu, Giri Prasta mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) semeton Pasek di Bali.

Baca Juga:  Giri Prasta Sebut Anggaran Pendidikan Bali 2027 Direncanakan 21 Persen

“Kalau kita bersatu, maka setengah perjuangan berhasil. Kalau kita tidak bersatu, maka setengah perjuangan gagal. Masikian ngih,” tegasnya.

Wagub Bali asal Desa Pelaga, Kabupaten Badung, itu juga mengingatkan bahwa leluhur Pasek dikenal sebagai sosok yang wikan atau memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan tinggi. Oleh sebab itu, menurutnya, tidak boleh ada perpecahan di antara semeton Pasek.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum MGPSSR Provinsi Bali yang akrab disapa “Guru Nyoman Giri” itu juga meminta agar siapapun yang nantinya terpilih menjadi Manggala MGPSSR Kabupaten Jembrana segera membentuk kepengurusan dan menjalankan program pendataan secara menyeluruh.

Pendataan tersebut mencakup keberadaan Ida Pandita Mpu Nabe, Ida Pandita Mpu di masing-masing kecamatan, jumlah Ida Bawati, jumlah Pura Dadia Pasek, hingga jumlah semeton Pasek di Kabupaten Jembrana.

Menurut Giri Prasta, data tersebut sangat penting sebagai dasar dalam menyusun program pelestarian adat dan budaya, termasuk upaya restorasi pura-pura dadia Pasek yang membutuhkan perhatian.

“Pendataan ini sangat penting agar di kemudian hari kita mengetahui kondisinya dan apabila ada Pura Dadia Pasek yang harus direstorasi, kita bisa melakukan upaya perbaikan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Giri Prasta mendoakan agar pelaksanaan Loka Sabha Madya VIII MGPSSR Kabupaten Jembrana berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi maupun semeton Pasek secara keseluruhan.

Baca Juga:  Giri Prasta Sebut Anggaran Pendidikan Bali 2027 Direncanakan 21 Persen

“Dumogi Loka Sabha Madya VIII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Kabupaten Jembrana memargi antar, labda karya, sidaning don. Semoga berjalan lancar ngih Loka Sabha Madya puniki, dan titiang menghaturkan punia sebesar Rp25 juta,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias para undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, anggota DPRD Bali, Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, PHDI Kabupaten Jembrana, serta Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan berharap Loka Sabha Madya VIII yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali tersebut dapat menjadi momentum meningkatkan kualitas semeton Pasek sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan semangat saling membantu.

Ia juga meminta agar siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua dan Pengurus MGPSSR Kabupaten Jembrana selalu mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan organisasi.

“Itu yang terpenting. Saya memohon kepada siapapun yang terpilih menjadi Ketua dan Pengurus MGPSSR Kabupaten Jembrana agar selalu mengedepankan musyawarah mufakat,” harapnya.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER