BerandaTabananLapas Tabanan Salurkan Sembako untuk Keluarga Warga Binaan

Lapas Tabanan Salurkan Sembako untuk Keluarga Warga Binaan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Di balik tembok lembaga pemasyarakatan, proses pembinaan warga binaan tidak hanya bergantung pada program yang dijalankan petugas. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan seseorang untuk berubah dan kembali diterima di tengah masyarakat.

Berangkat dari semangat tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada keluarga warga binaan, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Tabanan tersebut bukan sekadar agenda bantuan sosial biasa. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan, warga binaan, keluarga, dan masyarakat sebagai satu kesatuan dalam mendukung proses pembinaan yang berkelanjutan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan di dalam lapas. Peran keluarga memiliki kontribusi besar dalam memberikan motivasi dan dukungan moral selama warga binaan menjalani masa pidana.

Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama yang akan menerima kembali warga binaan setelah menyelesaikan masa hukuman. Karena itu, hubungan yang baik antara warga binaan dan keluarganya harus terus dijaga.

“Lapas memang memiliki tugas utama melaksanakan pembinaan bagi warga binaan. Namun keberhasilan pembinaan tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama keluarga. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan bahwa Lapas dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dalam proses pembinaan,” ujar Prawira.

Baca Juga:  Baturiti Festival 2026 Dibuka, Budaya dan Potensi Daerah Jadi Kekuatan Ekonomi

Penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako tersebut disambut positif oleh keluarga warga binaan yang hadir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi bentuk perhatian nyata dari negara melalui lembaga pemasyarakatan terhadap keluarga yang terdampak secara sosial maupun ekonomi akibat anggota keluarganya menjalani masa pidana.

Tidak sedikit keluarga warga binaan yang menghadapi tantangan ekonomi setelah kehilangan salah satu sumber penghasilan keluarga. Oleh karena itu, program bantuan sosial seperti ini dinilai memiliki dampak yang cukup berarti bagi penerimanya.

Selain memberikan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara petugas lapas dengan keluarga warga binaan. Melalui interaksi yang terjalin, berbagai informasi terkait perkembangan pembinaan warga binaan dapat tersampaikan dengan lebih baik.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Tabanan, Nur Bagus Wahyudi, menambahkan bahwa keluarga merupakan support system utama yang berperan dalam membangun optimisme warga binaan untuk menjalani proses perubahan diri.

Menurutnya, kehadiran keluarga memberikan kekuatan mental bagi warga binaan untuk tetap semangat mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan di dalam lapas.

“Kehadiran dan dukungan bapak-ibu sebagai keluarga merupakan motivasi besar bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Nur Bagus.

Program pembinaan di Lapas Tabanan selama ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pengembangan karakter, keterampilan, serta kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan sosial secara produktif.

Baca Juga:  179 Warga Tabanan Ikuti Latihan Bela Negara 2026

Melalui berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian, warga binaan dibekali kemampuan yang diharapkan dapat menjadi modal saat kembali ke lingkungan masyarakat.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Fatma, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Lapas Tabanan kepada keluarga warga binaan. Menurutnya, perhatian tersebut memberikan semangat bagi keluarga untuk terus mendampingi anggota keluarganya yang sedang menjalani pembinaan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lapas Tabanan. Tidak hanya membina dan membimbing anggota keluarga kami di dalam lapas, tetapi kami sebagai keluarga juga diberikan perhatian dan dukungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan bantuan sosial ini, Lapas Tabanan kembali menegaskan komitmennya untuk membangun pendekatan pemasyarakatan yang lebih humanis. Sinergi antara petugas lapas, warga binaan, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan proses reintegrasi sosial yang berhasil.

Dengan dukungan keluarga yang kuat, warga binaan diharapkan memiliki motivasi lebih besar untuk memperbaiki diri, menjalani pembinaan secara maksimal, dan kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga tentang membangun harapan dan kesempatan kedua bagi setiap individu untuk menjadi lebih baik.[*red]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER