DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Provinsi Bali kembali memperkuat budaya kerja yang sehat dan kolaboratif melalui penyelenggaraan Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV. Turnamen yang diikuti 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, di Lapangan Sepak Bola Gelora Olahraga (GOR) Ngurah Rai, Denpasar, Senin (27/7/2026).
Kompetisi yang berlangsung hingga 3 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sinergi, kebersamaan, dan semangat kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun hubungan antarsesama pegawai sekaligus menjaga kebugaran fisik di tengah tingginya tuntutan pelayanan publik.
Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi, kerja sama, dan solidaritas lintas perangkat daerah. Kompetisi seperti Mini Soccer Kerthi Bali menjadi salah satu media yang efektif untuk memperkuat hubungan tersebut.
“Kegiatan ini bukan sekadar mencari juara. Yang jauh lebih penting adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi antarsesama ASN, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali,” ujar Giri Prasta.
Ia berharap seluruh peserta mampu menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, serta saling menghormati selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, semangat kompetisi yang sehat akan memberikan dampak positif terhadap kualitas kerja ASN ketika kembali menjalankan tugas masing-masing setelah turnamen berakhir.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Pegawai (PSP) Pemerintah Provinsi Bali sekaligus Ketua Panitia Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV, I Kadek Adi Mahendra, menjelaskan bahwa antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 30 OPD ambil bagian dengan melibatkan 627 pemain, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 27 OPD.
Peningkatan jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa olahraga kini telah menjadi bagian dari budaya organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.
“Mini Soccer Kerthi Bali bukan hanya kompetisi olahraga. Ini merupakan ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun komunikasi lintas OPD, sekaligus memperkuat kekompakan seluruh pegawai,” katanya.
Ia menjelaskan, seluruh pertandingan digelar pada sore hari sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan publik maupun jam kerja ASN.
Sistem pertandingan menggunakan format single round robin pada fase penyisihan grup. Tim-tim terbaik kemudian melaju ke babak gugur (knockout) hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus mendatang.
Menariknya, seluruh perangkat pertandingan, mulai dari wasit hingga panitia teknis, berasal dari anggota Persatuan Sepak Bola Pegawai Pemerintah Provinsi Bali yang telah memiliki sertifikasi resmi.
Hal tersebut menjadi bukti bahwa kompetisi mampu dikelola secara profesional oleh sumber daya internal pemerintah daerah.
Mengusung semangat “Dari Kita, Oleh Kita, dan Untuk Kita”, panitia berharap setiap pertandingan menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, bukan sekadar persaingan memperebutkan gelar juara.
Adi Mahendra juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai momentum memperluas jejaring kerja antarsesama ASN.
“Hari ini kita bertanding di lapangan, besok kita kembali bekerja bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, yang paling penting adalah menjaga persaudaraan dan kekompakan,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta secara pribadi menyiapkan hadiah pembinaan bagi para juara, yakni Rp15 juta untuk juara pertama, Rp10 juta bagi juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga.
Pembukaan Kompetisi Mini Soccer Kerthi Bali IV ditandai dengan kick-off bersama yang dilakukan Wakil Gubernur Bali didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Inspektur Provinsi Bali, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi Bali.
Suasana pembukaan semakin semarak melalui laga eksekutif (executive match) yang mempertemukan Tim Jersey Merah melawan Tim Jersey Putih. Pertandingan persahabatan tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang diharapkan mampu melahirkan budaya kerja yang semakin solid, sehat, dan produktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











