BerandaTabanan112 Inovasi Lolos Lomba Jayaning Singasana Tabanan 2026

112 Inovasi Lolos Lomba Jayaning Singasana Tabanan 2026

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Sebanyak 112 proposal dan makalah inovasi berhasil melewati seleksi administrasi Lomba Inovasi Daerah “Jayaning Singasana” Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Namun, lolos administrasi bukan menjadi garis akhir. Para peserta kini ditantang membuktikan gagasannya melalui tahapan implementasi dan penilaian lanjutan.

Ratusan gagasan tersebut datang dari berbagai kalangan, mulai pelajar SMP hingga SMA/SMK, komunitas kreatif dan UMKM desa, sampai ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Seleksi administrasi dilakukan melalui proses verifikasi dan validasi oleh Tim Penilai Lomba Inovasi Kabupaten Tabanan pada 1 Juli hingga 15 Agustus 2026.

Dari total peserta yang lolos, 35 proposal berasal dari kategori SMP sederajat dan 18 proposal dari kategori SMA/SMK sederajat. Peserta dari dua kategori tersebut selanjutnya memasuki tahap implementasi berdasarkan tahapan atau milestone yang telah dituangkan dalam makalah masing-masing.

Tahap implementasi untuk kategori SMP dan SMA/SMK berlangsung mulai 15 Agustus hingga 10 Oktober 2026. Setelah implementasi selesai, peserta diwajibkan menyusun hasilnya dalam bentuk makalah yang dikumpulkan pada 11 hingga 19 Oktober 2026.

Kepala BRIDA Tabanan, I Gusti Made Darma Arianta, S.STP., M.Si., mengatakan makalah hasil implementasi tersebut akan menjadi salah satu dasar penilaian Tim Juri.

“Seleksi Tahap I untuk kategori SMP, SMA/SMK sederajat akan dilaksanakan oleh Tim Juri berdasarkan makalah implementasi pada tanggal 13 sampai 23 Oktober 2026,” ujar Darma Ariantha saat dikonfirmasi Senin (20/9).

Sementara itu, kategori Komunitas Kreatif dan UMKM Desa mencatat 13 makalah usulan inovasi yang lolos seleksi administrasi.

Kategori ASN dan PPPK menjadi salah satu kelompok dengan jumlah peserta cukup besar, yakni 46 makalah yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Kedua kategori tersebut langsung memasuki Seleksi Tahap I berupa penilaian makalah inovasi oleh Tim Juri yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 23 Oktober 2026.

Persaingan berikutnya akan ditentukan melalui hasil penilaian Tim Juri. Hasil Seleksi Tahap I dijadwalkan diumumkan pada 24 Oktober 2026.

Sebanyak 15 besar dari masing-masing kategori akan diumumkan melalui website resmi Pemerintah Kabupaten Tabanan, aplikasi Jaring Indah dan media sosial resmi Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Pengumuman pemenang Tahap I, yaitu 15 besar masing-masing kategori, akan diumumkan pada 24 Oktober 2026 melalui website resmi Pemerintah Kabupaten Tabanan, aplikasi Jaring Indah dan media sosial resmi lainnya,” jelas Darma Ariantha.

Rangkaian lomba tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang diikutsertakan tidak hanya dinilai berdasarkan ide awal. Peserta juga harus memperlihatkan proses penerapan gagasan sesuai tahapan yang telah dirancang.

Hal ini membuat kompetisi tidak berhenti pada proposal. Gagasan yang lolos harus memiliki proses implementasi yang dapat menjadi bahan penilaian lebih lanjut.

Darma Ariantha mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah “Jayaning Singasana” 2026.

Baca Juga:  179 Warga Tabanan Ikuti Latihan Bela Negara 2026

Menurutnya, gagasan yang diajukan peserta menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah bidang yang dieksplorasi maupun keberagaman inovasi yang dikembangkan.

“Semakin banyak bidang dalam visi dan misi Tabanan Era Baru yang dieksplorasi oleh para peserta dan dikembangkan menjadi sebuah produk inovasi. Ini menunjukkan bahwa semangat inovasi terus tumbuh dan gagasan masyarakat maupun aparatur semakin beragam,” ungkapnya.

Keterlibatan pelajar, komunitas, UMKM desa, ASN dan PPPK juga memperlihatkan bahwa inovasi tidak hanya lahir dari lingkungan pemerintahan.

Gagasan dapat muncul dari persoalan yang ditemukan di sekolah, lingkungan masyarakat, desa maupun tempat kerja. Karena itu, kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menguji apakah sebuah ide dapat dikembangkan menjadi solusi yang lebih konkret.

BRIDA Tabanan menilai proses kompetisi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi di daerah. Setiap gagasan diharapkan tidak hanya mengejar hasil kompetisi, tetapi juga memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Dengan 112 proposal yang telah melewati seleksi administrasi, tahapan berikutnya menjadi ujian bagi peserta untuk menunjukkan bahwa inovasi yang mereka tawarkan bukan sekadar ide di atas kertas.

Implementasi, makalah dan penilaian Tim Juri akan menentukan peserta yang masuk 15 besar di masing-masing kategori. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 24 Oktober 2026.[*rls]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER