TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Di tengah perayaan malam Tahun Baru di Bali yang selama ini identik dengan nama-nama internasional dan konsep acara yang seragam, sebuah arus baru justru lahir dari dalam negeri. Gerakan ini digagas oleh para produser, DJ, dan live performer Indonesia yang tengah membangun bahasa dan identitas mereka sendiri dalam musik elektronik dan alternatif.
Pada perayaan Malam Tahun Baru 2025, Nuanu Creative City mengambil peran aktif dalam gerakan tersebut. Berkolaborasi dengan PORTAL, Nuanu menghadirkan sebuah perayaan yang sepenuhnya menampilkan musisi Indonesia, menandai pergeseran arah dari pesta spektakuler menuju ruang eksplorasi kreatif yang lebih autentik dan berpandangan ke depan.
Lebih dari 20 musisi elektronik dan alternatif generasi baru Indonesia akan tampil dalam satu malam penuh di kawasan kreatif Nuanu, Bali. Perayaan ini tidak sekadar menjadi ajang hitung mundur pergantian tahun, tetapi juga ruang temu bagi praktik eksperimental, kolaborasi lintas disiplin, serta penguatan ekosistem musik elektronik Indonesia.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, menegaskan bahwa visi Nuanu bukanlah menjadi destinasi pesta konvensional.
“Kami ingin Nuanu menjadi tempat yang dipilih dan dipercaya oleh para seniman. Memasuki tahun baru, tujuan kami bukan menjadi destinasi pesta pada umumnya, melainkan ruang pertemuan bagi seniman untuk bebas berekspresi dan menyelami autentisitas Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui platform seperti PORTAL, Nuanu membuka ruang bagi seniman untuk tampil dan mengundang audiens dari berbagai penjuru dunia agar dapat merasakan, beresonansi, dan belajar dari gagasan-gagasan yang dihadirkan oleh musisi Indonesia.
PORTAL x Nuanu akan menghadirkan dua panggung utama, yakni Detak dan Sumbu, yang masing-masing dirancang dengan pendekatan kreatif berbeda.
Panggung Detak akan menjadi ruang utama bagi musik elektronik, tempat para DJ menyajikan set berkualitas tinggi yang berorientasi pada lantai dansa. Sementara itu, Sumbu difokuskan sebagai ruang eksperimental bagi vokalis, pertunjukan hybrid, live set, hingga audiovisual performance yang menekankan kolaborasi suara dan visual.
Kehadiran dua panggung ini mencerminkan komitmen Nuanu Creative City dalam menyediakan ruang aman dan fleksibel bagi seniman untuk bereksperimen, berkolaborasi, serta menemukan bentuk ekspresi yang paling sesuai dengan identitas mereka.
Sebanyak 24 musisi Indonesia akan tampil dengan beragam format, mulai dari DJ set, live set, hybrid performance, hingga audiovisual set. Mereka di antaranya Asylum Uniform, Bagvs, Big Chun a.k.a. Naken, Dekadenz, Gumatat Gumitit Gospell (live set), JayDawn & Wukir Suryadi, Kuntari (organic set), Mairakilla, Non Archive, Raissa Febriani, Verdy Arien b2b Magis, Txtext (live set), Parakuat (live set), Alkahfa (hybrid set), Paradata (A/V set), Su66en9 (hybrid set), Pure! Records, Linda b2b Masagi b2b Masayu, Barbara Pleaser, Temu Gerak, serta Putu Septa ft. Janurangga.
Kolektivitas para musisi ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman Tahun Baru yang berbeda sekaligus memperkuat lanskap musik alternatif dan elektronik Indonesia di mata publik global.
Acara PORTAL x Nuanu akan berlangsung pada 31 Desember 2025 di Nuanu Creative City, Bali. Tiket tersedia melalui Megatix dengan kapasitas terbatas. Informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi www.nuanu.com.[*]
.
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











