BerandaTabananPetugas dan Warga Binaan Hindu Lapas Tabanan Ngayah Jelang Piodalan

Petugas dan Warga Binaan Hindu Lapas Tabanan Ngayah Jelang Piodalan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com  — Petugas dan Warga Binaan umat Hindu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan kegiatan ngayah di Pura Swagina Lapas Tabanan sebagai persiapan menjelang Upacara Piodalan, Jumat (02/01).

Kegiatan ngayah ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian umat Hindu dalam menyiapkan sarana dan prasarana upacara keagamaan yang sakral. Upacara Piodalan Pura Swagina sendiri akan dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Wuku Krulut, bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapitu.

Dengan semangat gotong royong, petugas dan Warga Binaan bahu-membahu membersihkan area pura, menata lingkungan, serta menyiapkan perlengkapan upacara. Suasana kebersamaan tampak kental selama kegiatan berlangsung.

Ketua Panitia Upacara Piodalan, I Made Edy Nugraha, menjelaskan bahwa ngayah merupakan kewajiban umat Hindu dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan piodalan.
“Ngayah adalah bentuk pengabdian dan kewajiban umat Hindu dalam mempersiapkan upacara piodalan. Dengan persiapan yang baik, kami berharap upacara dapat berjalan lancar dan sesuai harapan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengapresiasi keterlibatan aktif petugas dan Warga Binaan dalam kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ngayah tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memperkuat kerukunan antarumat beragama di lingkungan Lapas.

“Saya berharap kegiatan ini semakin mempererat kerukunan antarumat beragama di Lapas Tabanan yang terdiri dari berbagai latar belakang keyakinan. Dengan persiapan yang matang, semoga Upacara Piodalan Pura Swagina dapat berjalan tanpa hambatan,” harapnya.

Partisipasi aktif Warga Binaan dalam kegiatan ngayah juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang menanamkan nilai tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tetap didorong untuk mengamalkan nilai-nilai keagamaan selama menjalani masa pembinaan.

Salah satu Warga Binaan, Ketut Rai, mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut ngayah untuk mempersiapkan Upacara Piodalan. Kegiatan ini membuat kami lebih tenang dan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ngayah ini, Lapas Tabanan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan spiritual yang berkelanjutan serta menciptakan suasana pemasyarakatan yang harmonis, religius, dan penuh toleransi.[*]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER