BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Menyambut peringatan Hari Kartini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kubujati, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian perempuan terhadap lingkungan sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, dan melibatkan berbagai organisasi perempuan seperti Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ibu-ibu organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Wardhany menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Buleleng yang tengah mendorong gerakan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebagai wanita di Hari Kartini, kita ingin menunjukkan bahwa perempuan juga mampu memberi contoh nyata. Salah satunya melalui aksi membersihkan pesisir Pantai Kubujati ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kartini bukan hanya menjadi momentum bagi kaum perempuan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan kemandirian perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
Menurutnya, semangat yang diwariskan oleh R.A. Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berkembang, berkontribusi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan, termasuk dalam menjaga lingkungan.
“Hari Kartini adalah kebanggaan bersama, bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga untuk laki-laki. Karena perempuan saat ini sudah semakin mandiri dan mampu berperan aktif di berbagai bidang,” tegasnya.
Aksi bersih pantai ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka terlihat kompak memungut sampah plastik dan berbagai jenis limbah lainnya yang mencemari kawasan pesisir. Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai.
Sementara itu, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, turut memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh TP PKK bersama organisasi wanita lainnya. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Tadi kita lihat ibu-ibu begitu semangat dan senang setelah melakukan bersih-bersih. Astungkara, ke depan pantai ini akan kita tata agar tidak lagi terlihat kumuh seperti sekarang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.
Ia juga kembali mengingatkan pentingnya penerapan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), yakni dengan memilah sampah sejak dari rumah, kantor, maupun tempat kerja.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari sumbernya. Dengan begitu, pengelolaan sampah di Buleleng bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Rangkaian peringatan Hari Kartini di Kabupaten Buleleng sendiri tidak berhenti pada kegiatan bersih pantai. Sejumlah agenda lain telah disiapkan hingga puncak peringatan pada 23 April 2026.
Salah satunya adalah lomba lelunakan yang mengangkat kearifan lokal dan budaya Bali, sebagai upaya melestarikan tradisi sekaligus memperkuat identitas daerah.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap semangat Kartini dapat terus hidup dan menginspirasi perempuan untuk berkontribusi lebih luas, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan lingkungan.
Aksi bersih pantai ini menjadi bukti bahwa peran perempuan sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menjadi penggerak perubahan menuju Buleleng yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











