TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan menyampaikan sejumlah catatan strategis dalam Rapat Paripurna Penyampaian dan Penyerahan Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Selasa (21/4). Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara.
Dalam pemaparannya, I Wayan Lara menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan tahunan, tetapi menjadi instrumen evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai rencana.
“LKPJ bukan hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Rekomendasi yang kami sampaikan diharapkan menjadi pedoman dalam perbaikan kebijakan, perencanaan, dan penganggaran ke depan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan LKPJ Tahun 2025 berpedoman pada RPJMD, RKPD, serta APBD Kabupaten Tabanan, dengan mengacu pada tujuh bidang prioritas pembangunan dalam konsep Semesta Berencana.
Dari sisi pendapatan daerah, DPRD mencatat realisasi mencapai Rp2,19 triliun atau 96,18 persen dari target yang ditetapkan. Meski tergolong tinggi, DPRD menilai masih diperlukan pemutakhiran data objek pajak, khususnya pada sektor pariwisata dan jasa yang terus berkembang.
Sementara pada belanja daerah, realisasi tercatat sebesar Rp2,15 triliun atau 91,77 persen dari total anggaran. DPRD memberikan catatan penting terkait belanja modal tanah yang belum optimal, karena berdampak langsung terhadap tertundanya pembangunan fasilitas publik.
“Kami mendorong pemerintah daerah agar merealisasikan belanja modal tanah sesuai perencanaan, karena ini berkaitan langsung dengan pembangunan fasilitas publik yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Lara.
Pada sektor pemerintahan dan pelayanan publik, DPRD menyoroti belum optimalnya implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Fragmentasi sistem antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai masih menjadi kendala dalam mewujudkan integrasi “Satu Data Tabanan”.
Selain itu, pelayanan perizinan juga dinilai masih belum sepenuhnya terdigitalisasi. Beberapa jenis layanan masih memerlukan proses manual yang berdampak pada lambatnya pelayanan kepada masyarakat.
Di bidang penataan ruang, DPRD menyoroti masih adanya pelanggaran pembangunan di kawasan lahan sawah dilindungi (LSD), sempadan pantai, dan sempadan sungai. Lemahnya koordinasi antar instansi disebut menjadi salah satu penyebab kurang optimalnya pengawasan di lapangan.
Pada sektor perekonomian dan pembangunan, DPRD menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah. Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dinilai telah membantu efisiensi produksi, namun pengawasan distribusi pupuk bersubsidi perlu diperketat.
Sementara itu, sektor pariwisata menghadapi tantangan penurunan kunjungan di beberapa destinasi unggulan seperti Tanah Lot dan Jatiluwih. DPRD juga menyoroti maraknya akomodasi wisata ilegal yang berpotensi merugikan pelaku usaha resmi.
Di bidang keuangan dan aset daerah, DPRD meminta penguatan pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta percepatan sertifikasi aset tanah milik pemerintah daerah untuk menghindari potensi sengketa.
Pada sektor kesejahteraan rakyat, DPRD menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan, di mana terdapat puluhan gedung sekolah dasar mengalami kerusakan. Selain itu, sistem klaim BPJS di sektor kesehatan juga perlu diperbaiki untuk menghindari ketidakseimbangan pembiayaan layanan.
“Kami berharap seluruh catatan dan rekomendasi ini dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Tabanan,” tutupnya.
DPRD juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta berharap sinergi yang ada dapat terus diperkuat demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang aman, unggul, dan madani.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











