BerandaBadungPerumda MGS- BUPDA Kuta Teken MoU, Perkuat Pangan Badung Selatan

Perumda MGS- BUPDA Kuta Teken MoU, Perkuat Pangan Badung Selatan

BADUNG, MEDIAPELANGI.com — Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan pangan di wilayah Badung Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung dengan Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Kuta, Selasa (21/4/2026).

Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan beras, pemanfaatan sarana produksi, serta pengembangan bisnis pangan guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan standar dan kualitas produk pangan, sejalan dengan posisi Badung sebagai destinasi pariwisata internasional.

Direktur Utama Perumda MGS, Kompiang Gede Pasek Wedha, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan di wilayah Kuta yang memiliki pasar besar, termasuk Pasar Kuta I dan II.

Menurutnya, kawasan Kuta memiliki potensi pasar yang sangat besar dengan sekitar 200 hotel dari berbagai kelas, serta didukung oleh sektor usaha lain seperti restoran, pusat perbelanjaan, kafe, hingga rumah sakit.

“Dengan pasar yang besar ini, kebutuhan pangan harus didukung dari sisi kualitas, stabilitas harga, kontinuitas pasokan, serta daya saing harga. Kami berharap kerja sama ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya melalui BUPDA Kuta dalam mendorong perputaran ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menegaskan, Perumda MGS siap menyediakan berbagai produk pangan yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua BUPDA Desa Adat Kuta, Wayan Suwali Karang, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki peluang besar dalam pengembangan bisnis pangan, mengingat luasnya jaringan pasar yang dimiliki.

Ia menegaskan bahwa BUPDA tidak ingin hanya menjadi penonton di tengah pesatnya aktivitas ekonomi di kawasan Kuta. Melalui kerja sama ini, BUPDA ingin berperan aktif memberikan manfaat ekonomi bagi krama adat.

Baca Juga:  VW Tour Tanah Lot–Jatiluwih, Cara Baru Menjelajahi Wisata Tabanan

“BUPDA Desa Adat Kuta tidak mau hanya menjadi penonton di wilayah sendiri. Kami ingin berkontribusi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui kerja sama dengan para pelaku usaha, khususnya dalam skema business to business,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BUPDA siap menjadi penyedia kebutuhan pangan bagi berbagai sektor usaha di wilayah Desa Adat Kuta, sehingga mampu memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem distribusi pangan yang lebih terintegrasi, stabil, dan berkelanjutan di Badung Selatan. Selain mendukung ketahanan pangan, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata Bali melalui ketersediaan pangan berkualitas.[ka]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER