BerandaTabananMiris! Rumah Warga Penebel Nyaris Ambruk, Arnawa Turun Tangan Cari Bantuan Gubernur

Miris! Rumah Warga Penebel Nyaris Ambruk, Arnawa Turun Tangan Cari Bantuan Gubernur

"Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa usulkan bantuan Rp51 juta dan ikut gotong royong membiayai ongkos tukang demi rumah warga kembali layak huni"

TABANAN, MEDIAPELANGI.com  – Kondisi rumah milik I Wayan Karem, warga Banjar Tegayang, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, memprihatinkan dan tidak layak huni.

Bangunan yang rusak parah tersebut bahkan nyaris tidak bisa ditempati karena dinding dan struktur rumah mengalami kerusakan serius.

Melihat kondisi itu, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, turun langsung bersama perbekel serta tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi percepatan bantuan bagi warga.

Arnawa mengatakan pihaknya telah berinisiatif mengusulkan bantuan kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan mendapat kesiapan dukungan anggaran sebesar Rp51 juta untuk membantu pembangunan rumah tersebut.

Menurutnya, anggaran itu diperkirakan cukup untuk membangun kembali rumah yang rusak meskipun belum sepenuhnya tahap finishing.

“Anggaran yang ada kami harapkan bisa dipakai membangun rumah yang rusak terlebih dahulu agar bisa berdiri dan aman ditempati. Untuk penyelesaian finishing, kami berharap nanti Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Tabanan bisa ikut membantu,” ujar Arnawa, Senin (27/4/2026).

Baca Juga:  Koster: Digitalisasi dan Keluarga Perkuat Antikorupsi Bali

Tak hanya sebatas mengupayakan bantuan pemerintah, Arnawa mengaku secara pribadi juga ikut membantu biaya ongkos tukang dan kebutuhan lainnya secara gotong royong bersama masyarakat.

Ia menyebut langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian agar warga yang tinggal di rumah tidak layak huni segera memiliki tempat tinggal yang aman.

“Secara pribadi saya juga ikut membantu ongkos tukang dan biaya lain secara sukarela. Ini bentuk kepedulian kami kepada warga,” tegasnya.

Arnawa menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui dinas terkait dapat ikut turun tangan menuntaskan pembangunan rumah tersebut hingga benar-benar layak huni.

Baca Juga:  DPRD Tabanan Bahas LP2B, Pemilik Lahan Bisa Dapat Insentif

Menurutnya, persoalan rumah tidak layak huni seperti yang dialami I Wayan Karem harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemkab Tabanan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian pembangunan rumah warga tersebut.

“Pemerintah kabupaten wajib peduli untuk membantu menyelesaikan rumah ini agar benar-benar layak ditempati,” tandas Arnawa.

Aksi ini pun menjadi bukti bahwa kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu masih menjadi kekuatan utama di tengah masyarakat Tabanan.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER