TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Menjelang pelaksanaan Nuanu Run 2026 yang akan digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, Polres Tabanan mematangkan persiapan pengamanan guna memastikan kegiatan olahraga berskala besar tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengamanan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Tabanan, Selasa (2/6/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Wakapolres Tabanan Kompol I Ketut Tomiyasa dan dihadiri Kabag Ops, Kapolsek Tabanan, Kasat Intelkam, personel yang akan terlibat dalam pengamanan, serta panitia penyelenggara Nuanu Run 2026.
Nuanu Run 2026 merupakan salah satu ajang olahraga yang dipadukan dengan promosi destinasi wisata di kawasan Nuanu, Pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Event ini diperkirakan akan menarik ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Bali maupun luar Bali.
Dalam pemaparannya, pihak panitia menjelaskan bahwa Nuanu Run 2026 akan diikuti sekitar 1.200 peserta yang terbagi dalam tiga kategori lomba, yakni lari 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), dan 21 kilometer atau Half Marathon.
Dari total peserta tersebut, sekitar 200 pelari akan mengikuti kategori Half Marathon yang memerlukan perhatian khusus dari sisi pengamanan dan pengawalan karena menempuh rute yang lebih panjang dibandingkan kategori lainnya.
Panitia juga menyampaikan permohonan dukungan penuh dari kepolisian, terutama dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan sepanjang jalur yang akan dilalui peserta. Langkah tersebut penting untuk memastikan keselamatan pelari sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Wakapolres Tabanan Kompol I Ketut Tomiyasa menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat harus mempersiapkan diri secara maksimal. Menurutnya, pengalaman pelaksanaan berbagai event lari sebelumnya dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan pada Nuanu Run 2026.
“Kita harus mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan kegiatan. Pengamanan harus dilakukan secara profesional agar seluruh peserta merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain fokus pada pengamanan jalur lomba, kesiapan layanan kesehatan juga menjadi perhatian utama. Polres Tabanan bersama panitia memastikan keberadaan ambulans, tenaga medis, serta petugas kesehatan bermotor yang siap memberikan pertolongan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.
Langkah ini dinilai penting mengingat peserta berasal dari berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan fisik yang berbeda. Dengan dukungan tenaga medis yang memadai, risiko yang mungkin terjadi selama perlombaan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Pengaturan arus lalu lintas juga menjadi salah satu aspek yang dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi tersebut. Mengingat rute lomba akan melintasi sejumlah ruas jalan yang biasa digunakan masyarakat, diperlukan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif untuk menjaga kelancaran mobilitas warga.
Wakapolres Tabanan menginstruksikan agar seluruh personel pengamanan, perwira pengendali, hingga Bhabinkamtibmas aktif berkoordinasi dengan panitia dan pemerintah desa yang berada di sepanjang rute perlombaan.
Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala besar seperti Nuanu Run 2026. Dengan sinergi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.
Selain menjadi ajang olahraga, Nuanu Run 2026 juga diharapkan mampu memperkuat sektor sport tourism atau wisata olahraga di Kabupaten Tabanan. Kehadiran ratusan hingga ribuan peserta diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal, khususnya di kawasan Pantai Nyanyi dan sekitarnya.
Polres Tabanan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Dengan dukungan semua pihak, Nuanu Run 2026 diharapkan menjadi event olahraga yang sukses sekaligus memberikan pengalaman positif bagi peserta, masyarakat, dan wisatawan yang hadir.
Melalui persiapan yang matang dan pengamanan yang optimal, Nuanu Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata Tabanan yang aman, nyaman, dan berkelas.
Kehadiran Nuanu Run 2026 juga menjadi bukti semakin berkembangnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat melalui olahraga lari. Event ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkenalkan keindahan kawasan Pantai Nyanyi dan Nuanu kepada peserta dari berbagai daerah. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi agenda tahunan yang mendorong pertumbuhan sport tourism serta meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Tabanan.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











