BADUNG, MEDIAPELANGI.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelestarian lingkungan dan budaya Bali melalui penataan telajakan.
Komitmen tersebut ditunjukkan saat melakukan kunjungan ke Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Putri Koster meninjau langsung kondisi telajakan yang berada di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi. Telajakan yang sebelumnya telah ditata oleh warga tampak ditanami berbagai jenis tanaman hias yang mempercantik kawasan desa sekaligus memperkuat identitas lingkungan khas Bali.
Didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa, Ny. Putri Koster menyempatkan diri berkeliling sambil berdialog dengan warga setempat. Ia memberikan berbagai masukan terkait teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga penataan telajakan agar terlihat lebih rapi, asri, dan memiliki nilai estetika yang tinggi.
Menurutnya, keberhasilan penataan telajakan tidak hanya ditentukan oleh pemilihan tanaman yang tepat, tetapi juga oleh perawatan yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tanaman yang baru ditanam memerlukan perhatian khusus agar dapat tumbuh dengan baik.
“Jika menanam tanaman, daunnya perlu dipangkas terlebih dahulu untuk mengurangi stres air dan membantu pertumbuhan akar. Dengan cara ini tanaman akan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya,” ujar Ny. Putri Koster sambil memberikan contoh langsung kepada warga.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memilih jenis tanaman yang sesuai sehingga tidak saling menutupi satu sama lain saat tumbuh. Penataan yang baik akan menciptakan pemandangan yang indah dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung yang melintas.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster turut mengajak masyarakat untuk semakin aktif menerapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). Menurutnya, sampah rumah tangga yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan pupuk organik yang sangat bermanfaat bagi tanaman di sekitar rumah maupun telajakan.
“Pupuk organik dari sampah rumah tangga sangat baik untuk menyuburkan tanah dan membantu pertumbuhan tanaman. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan pengelolaan sampah berbasis sumber di lingkungan masing-masing,” katanya.
Kunjungan ini juga menjadi wujud komitmen Ny. Putri Koster dalam menepati janji yang pernah disampaikannya saat menghadiri kegiatan Kul-Kul PKK dan Posyandu di Desa Adat Batu Lantang pada April 2026 lalu. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menata telajakan, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada Desa Adat Batu Lantang.
Jumlah bantuan tersebut bahkan meningkat dari rencana awal yang sebelumnya dijanjikan sebesar Rp10 juta. Dana tersebut diserahkan langsung kepada Bendesa Adat Batu Lantang untuk dikelola sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kalau dulu Ibu berjanji memberikan hadiah Rp10 juta, sekarang Ibu tambahkan menjadi Rp20 juta,” ujar Ny. Putri Koster disambut antusias warga yang hadir.
Ia menyerahkan sepenuhnya pemanfaatan dana tersebut kepada masyarakat desa. Bantuan tersebut dapat digunakan sebagai penghargaan bagi warga yang berhasil menata telajakan terbaik maupun untuk membantu penataan telajakan yang masih memerlukan pembenahan.
Namun demikian, Ny. Putri Koster berpesan agar semangat menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tidak berhenti setelah adanya bantuan tersebut. Ia berharap telajakan di Desa Adat Batu Lantang dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan tertata.
“Saya ingin telajakan di Desa Adat Batu Lantang ini menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Yang paling penting, telajakan harus terus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Selain menyerahkan bantuan dana, Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, juga menyerahkan bantuan sosial berupa 200 kilogram beras kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang.
Bendesa Adat Batu Lantang, I Made Sarpa, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Ny. Putri Koster kepada masyarakat desa. Menurutnya, bantuan dan apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga telajakan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, semangat pelestarian lingkungan, budaya, dan kebersamaan masyarakat Bali kembali diperkuat. Penataan telajakan tidak hanya menjadi bagian dari upaya mempercantik lingkungan, tetapi juga merupakan wujud nyata menjaga identitas budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun kepada generasi mendatang.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











