BerandaTabananHari Anak Nasional 2026, Bunda Rai Sanjaya Ajak Wujudkan Wajib Belajar 13...

Hari Anak Nasional 2026, Bunda Rai Sanjaya Ajak Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun Lewat Gebyar PAUD Tabanan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (23/7), saat ratusan anak usia dini mengikuti Gebyar PAUD Kabupaten Tabanan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau akrab disapa Bunda Rai, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan Hari Anak Nasional 2026 mengingatkan pentingnya memenuhi hak setiap anak untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, pendidikan, layanan kesehatan, serta kesempatan yang sama dalam tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tabanan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, jajaran kepala perangkat daerah, pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, para ketua organisasi wanita, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tabanan, para guru, siswa PAUD, serta ratusan orang tua dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bunda Rai menegaskan bahwa Gebyar PAUD merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk belajar, bermain, berkreasi, dan mengembangkan potensi dalam suasana yang aman dan menyenangkan.

“Gebyar PAUD merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk nyata kepedulian dan komitmen Bunda PAUD Kabupaten Tabanan bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memberikan ruang bagi anak-anak usia dini untuk belajar, bermain, berkreasi, dan mengembangkan potensi mereka dalam suasana yang menyenangkan,” ujar Bunda Rai.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, kreativitas, hingga kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar. Karena itu, dukungan keluarga, sekolah, dan pemerintah harus berjalan seiring untuk memastikan seluruh anak memperoleh layanan PAUD yang berkualitas.

Baca Juga:  Tabanan Jajaki Sister City dengan Yunani, Bidik Pasar Internasional

Pada Gebyar PAUD Tahun 2026, berbagai perlombaan digelar untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, rasa percaya diri, serta kecintaan anak terhadap budaya lokal dan proses belajar yang menyenangkan. Selain lomba, panitia juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak berkebutuhan khusus sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan inklusif.

Tidak hanya itu, sebanyak 150 paket Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) juga dibagikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini sebagai bekal tumbuh kembang anak yang optimal.

Bunda Rai memberikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah membuka ruang pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, pendidikan inklusif merupakan bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial karena setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak atas pendidikan maupun layanan tumbuh kembang yang optimal.

Lebih lanjut, Bunda Rai mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung program wajib belajar 13 tahun, termasuk memastikan seluruh anak mengikuti minimal satu tahun pendidikan prasekolah sebelum memasuki Sekolah Dasar.

“Mari kita bersama-sama mengedukasi masyarakat, mengajak para orang tua, serta memastikan setiap anak usia prasekolah memperoleh kesempatan mengikuti layanan PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD. Dengan kolaborasi yang kuat hingga tingkat desa, saya yakin target wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Tabanan dapat kita wujudkan bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Satpol PP Tabanan Rekomendasikan Pembongkaran Restoran di Jatiluwih

Pada kesempatan tersebut, Bunda Rai juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan Gebyar PAUD 2026 sekaligus mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak-anak Tabanan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para guru, orang tua, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memberikan perlindungan, pendidikan, serta pemenuhan gizi yang baik kepada anak sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menjelaskan bahwa Gebyar PAUD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama Bupati Tabanan dan Bunda PAUD dalam mendukung pemenuhan hak anak.

Ia menyebutkan rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, 22–23 Juli 2026, dengan melibatkan sekitar 400 siswa PAUD dari seluruh Kabupaten Tabanan. Beragam kegiatan diselenggarakan, mulai dari lomba mewarnai, finger painting, mendongeng, dolanan anak, senam anak, penyerahan bantuan kepada 10 peserta didik berkebutuhan khusus, hingga pembagian 150 paket Gemarikan hasil kerja sama dengan Dinas Perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter anak-anak dapat berkembang sejak dini. Selain itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan PAUD Holistik Integratif, meningkatkan partisipasi pendidikan prasekolah, serta mencetak generasi Tabanan yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah di masa depan.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER