BerandaTabananProyek Jalan dan Jembatan di Tabanan Melesat, 8 Paket Lampaui Target

Proyek Jalan dan Jembatan di Tabanan Melesat, 8 Paket Lampaui Target

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai langkah strategis meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Hingga akhir Juli 2026, delapan paket proyek fisik yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan menunjukkan progres menggembirakan. Seluruh pekerjaan tercatat berada di atas target perencanaan atau mengalami deviasi positif.

Percepatan pembangunan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menghadirkan infrastruktur jalan dan jembatan yang lebih baik bagi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, proyek-proyek ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat akses menuju kawasan pariwisata, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan percepatan pekerjaan di lapangan merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, evaluasi pelaksanaan proyek hingga akhir Juli menunjukkan seluruh paket pekerjaan berjalan sesuai rencana bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Penggenjotan perbaikan jalan dan jembatan ini merupakan instruksi langsung Bapak Bupati agar masyarakat segera menikmati infrastruktur yang lebih mantap. Berdasarkan evaluasi hingga akhir Juli, seluruh proyek menunjukkan realisasi di atas target,” ujar Partana, Senin (27/7/2026).

Salah satu proyek dengan capaian tertinggi berada pada pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Banjar Dukuh, Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat. Proyek tersebut mencatat deviasi positif mencapai 31,31 persen, dengan realisasi fisik sebesar 34,55 persen, jauh melampaui target awal yang hanya 3,24 persen.

Baca Juga:  Residivis Curanmor di Tabanan Kembali Beraksi, Baru 2 Bulan Bebas

Capaian tersebut menunjukkan efektivitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan sekaligus menjadi indikator bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di Tabanan berjalan sesuai harapan pemerintah daerah.

Perkembangan positif juga terlihat pada proyek rekonstruksi jalan dan pembangunan drainase ruas Simpang Beraban Munggu–Pantai Nyanyi di Kecamatan Kediri. Jalur ini memiliki peran penting sebagai akses menuju kawasan pariwisata sehingga percepatan pengerjaannya dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas wisatawan maupun masyarakat setempat.

Hingga akhir Juli, proyek tersebut telah mencapai realisasi fisik 10,35 persen dari target 1,05 persen atau deviasi positif sebesar 9,30 persen.

Di Kecamatan Selemadeg Timur, rekonstruksi Jalan Simpang Gadungan–Gunung Salak juga menunjukkan perkembangan yang baik. Realisasi pekerjaan telah mencapai 5,75 persen dari target 2,37 persen atau deviasi positif 3,38 persen.

Sementara itu, rekonstruksi Jalan Menuju Rumah Potong Hewan (RPH) Gubug di Kecamatan Tabanan terealisasi 15,59 persen dari target 14,34 persen dengan deviasi positif 1,25 persen.

Pekerjaan rekonstruksi Jalan Tanguntiti–Pantai Beraban juga berjalan lebih cepat dari rencana dengan realisasi 3,21 persen dibanding target 2,32 persen atau deviasi positif 0,88 persen.

Tidak hanya pembangunan jalan, proyek pembangunan jembatan di sejumlah wilayah juga menunjukkan progres yang menggembirakan.

Pembangunan Jembatan Tukad Yeh Ngigih di Kecamatan Selemadeg Timur telah mencapai realisasi fisik 17,25 persen dari target 15,83 persen atau deviasi positif sebesar 1,42 persen.

Baca Juga:  Koster Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Ruang Digital

Sementara pembangunan Jembatan Tuka–Cau Belayu di Kecamatan Baturiti mencatat realisasi 13,17 persen dari target 12,21 persen atau deviasi positif 0,96 persen.

Di Kecamatan Penebel, rekonstruksi Jalan Bolangan–Dadia juga berhasil melampaui target dengan capaian fisik 4,38 persen dari rencana 3,89 persen atau deviasi positif 0,49 persen.

Partana menegaskan bahwa seluruh proyek akan terus dipantau secara berkala agar kualitas pekerjaan tetap terjaga serta penyelesaian proyek dapat dilakukan tepat waktu sesuai kontrak.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mendukung kelancaran pembangunan dengan mematuhi pengaturan lalu lintas sementara di sekitar lokasi proyek.

“Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung. Mungkin ada penyesuaian arus lalu lintas di beberapa titik, namun semua ini dilakukan agar pembangunan berjalan lancar dan hasilnya bisa segera dinikmati bersama,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan optimistis percepatan pembangunan infrastruktur ini akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat konektivitas antardesa dan kecamatan, serta mendukung sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Dengan progres yang melampaui target sejak awal pelaksanaan, pembangunan jalan dan jembatan di Tabanan diharapkan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat secara luas.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER