BADUNG, MEDIAPELANGI.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.
Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan perdana Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Basuki Raharjo, ke Kantor BNNK Badung, Senin (31/8/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara kedua institusi.
Dalam kunjungan tersebut, Basuki didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja Fatkhur Rokhman, Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Made Dwitya Bhargo, serta Kepala Subseksi Keamanan Agung Adiwiguna.
Rombongan Lapas Tabanan diterima langsung Kepala BNNK Badung, Dewa Ketut Darma. Pertemuan membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dilakukan untuk memperkuat pencegahan narkoba sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
Basuki Raharjo menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan sinergitas yang selama ini telah terjalin antara Lapas Tabanan dengan BNNK Badung.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor diperlukan agar upaya pencegahan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergitas yang telah terjalin selama ini. Ke depan kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” ujar Basuki.
Kolaborasi yang dibahas tidak hanya berkaitan dengan penindakan, tetapi juga menyentuh aspek pencegahan dan pembinaan warga binaan.
Sejumlah kegiatan yang berpotensi dilakukan bersama antara lain tes urine, razia gabungan, serta penyuluhan dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba bagi warga binaan.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Basuki berharap dukungan BNNK Badung terhadap berbagai program Lapas Tabanan dapat terus ditingkatkan. Dengan sinergi tersebut, pembinaan dan pengawasan terhadap warga binaan diharapkan berjalan lebih optimal.
“Harapan kami dukungan dari BNNK Badung dapat terus berlanjut sehingga berbagai program pembinaan dan pengawasan yang dilaksanakan Lapas Tabanan semakin optimal. Sinergi lintas sektor seperti ini tentunya menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya.
Kepala BNNK Badung Dewa Ketut Darma menyambut positif langkah Lapas Tabanan memperkuat koordinasi dengan institusinya.
Ia menegaskan kesiapan BNNK Badung untuk terus mendukung program-program yang dilaksanakan Lapas Tabanan, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Kami siap berkolaborasi dan mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Lapas Tabanan sebagai bentuk sinergi antar Aparat Penegak Hukum dalam mencapai tujuan bersama,” tegas Dewa Ketut Darma.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi kelembagaan, tetapi diwujudkan melalui berbagai kegiatan konkret di lapangan.
Tes urine, razia gabungan, edukasi bahaya narkoba hingga sosialisasi pencegahan dapat menjadi bagian dari langkah bersama untuk mempersempit ruang penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.
Bagi Lapas Tabanan, penguatan sinergi dengan BNNK Badung juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
Kunjungan perdana tersebut menjadi awal bagi penguatan kolaborasi yang lebih terarah antara Lapas Tabanan dan BNNK Badung. Melalui komunikasi dan koordinasi yang konsisten, kedua lembaga diharapkan mampu menghadirkan langkah nyata dalam pencegahan narkoba, memperkuat keamanan Lapas, serta mendukung pembinaan warga binaan agar berjalan secara optimal.[*rls]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











