TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Proses seleksi calon Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) unsur independen Perumda Sanjayaning Singasana Kabupaten Tabanan memasuki tahapan penting.
Setelah melalui proses seleksi administrasi, sebanyak enam peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Selasa (9/6/2026).
Seleksi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mendapatkan figur terbaik yang mampu membawa Perumda Sanjayaning Singasana menjadi perusahaan daerah yang lebih maju, profesional, dan mampu menghadapi tantangan bisnis di masa depan.
Sebelumnya, panitia seleksi membuka pendaftaran calon Dirut dan Dewan Pengawas sejak 29 Mei 2026. Dari total 11 pendaftar yang terdiri atas enam calon Direktur Utama dan lima calon Dewan Pengawas, hanya enam orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan lolos ke tahap berikutnya.
Tiga peserta yang lolos sebagai calon Direktur Utama yakni I Gusti Made Arya Gunanta, I Gusti Ngurah Agung Krishna Darmadi Artawan, dan I Gusti Made Maha Putra.
Sementara itu, tiga peserta yang lolos sebagai calon Dewan Pengawas unsur independen adalah Kadek Surya Prasetya Wiguna, I Kadek Yudhi Radityatama, SM, dan I Putu Bagus Rizaldi Pratama.
Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari I Gusti Agung Rai Dwipayana selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, I Wayan Terimajaya dari unsur akademisi, serta I Nyoman Hari Sujana yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Tabanan.
Sebelum pelaksanaan tes dimulai, Ketua Panitia Seleksi, I Gusti Agung Rai Dwipayana, memberikan pengarahan kepada seluruh peserta terkait tahapan seleksi yang harus diikuti hingga penentuan calon terpilih.
Menurutnya, tahapan UKK menjadi salah satu proses penting dalam menjaring kandidat terbaik yang nantinya akan memimpin dan mengawasi jalannya Perumda Sanjayaning Singasana.
“Saudara-saudara hari ini mengikuti tes tulis. Selanjutnya akan mengikuti tahap berikutnya yakni tes wawancara pada Kamis, 11 Juni 2026. Setelah itu akan diumumkan secara terbuka siapa yang terpilih untuk dimintakan persetujuan pimpinan,” ujar Rai Dwipayana.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan baik serta menjunjung tinggi integritas selama proses berlangsung.
Menurutnya, keenam peserta yang lolos hingga tahap UKK merupakan putra-putra terbaik Kabupaten Tabanan yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan perusahaan daerah.
“Saudara-saudara ini adalah putra-putra terbaik yang nantinya akan memimpin Perumda Sanjayaning Singasana agar lebih maju dan berkembang sesuai harapan kita bersama,” katanya.
Dalam pelaksanaan tes tertulis, peserta diberikan sejumlah soal yang terdiri dari pilihan ganda dan esai. Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan seluruh materi ujian sekitar satu jam.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Seleksi I Nyoman Hari Sujana menjelaskan bahwa UKK merupakan tahapan wajib yang harus dilalui seluruh peserta sebelum ditetapkan sebagai calon terpilih.
Ia menyebutkan bahwa proses UKK tidak hanya meliputi tes tertulis, tetapi juga presentasi makalah, penyampaian rencana bisnis, serta wawancara mendalam yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.
Menurut Hari Sujana, terdapat sejumlah indikator utama yang menjadi dasar penilaian panitia seleksi. Di antaranya pengalaman kerja, keahlian, integritas dan etika, kemampuan kepemimpinan, pemahaman terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, serta kemampuan manajerial dan dedikasi terhadap pengembangan perusahaan daerah.
“Dari seluruh proses ini kita berharap dapat menghasilkan calon Direktur Utama dan Dewan Pengawas unsur independen yang kompeten untuk memajukan Perumda Sanjayaning Singasana karena tantangan ke depan akan semakin kompleks,” tegasnya.
Melalui proses seleksi yang terbuka dan objektif ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap Perumda Sanjayaning Singasana dapat dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas, integritas, dan visi yang kuat sehingga mampu meningkatkan kinerja perusahaan daerah sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pendapatan asli daerah dan pelayanan kepada masyarakat.
Proses seleksi ini mendapat perhatian karena Perumda Sanjayaning Singasana memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan. Kepemimpinan yang profesional dan berintegritas dinilai sangat penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah, meningkatkan kinerja usaha, serta membuka peluang pengembangan bisnis baru yang mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.(*)
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











