BerandaBadungNy. Seniasih Giri Prasta Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting...

Ny. Seniasih Giri Prasta Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Cegah Stunting di Badung

"Cegah Stunting Sejak Dini, TP PKK Bali Edukasi Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan"

BADUNG, MEDIAPELANGI.com – Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia terus menjadi perhatian berbagai pihak di Bali. Salah satu langkah nyata dilakukan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali melalui kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” yang digelar di Kabupaten Badung, Rabu (10/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat guna mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Kantor Desa Ayunan dan Balai Subak Pesedahan Yeh Kilap, Kecamatan Abiansemal, serta Balai Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, kader PKK, ibu hamil, balita, hingga kelompok rentan lainnya.

Dalam sambutannya, Ny. Seniasih Giri Prasta menegaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang kaya akan nutrisi penting seperti omega-3, vitamin, mineral, dan protein berkualitas tinggi. Kandungan tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak sejak usia dini.

“Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan konsumsi ikan yang cukup, kita dapat mendukung terwujudnya generasi Bali yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pola konsumsi sehat. Oleh sebab itu, para ibu diharapkan menjadi ujung tombak dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Baca Juga:  Koster Tegaskan WNA Wajib Hormati Budaya Bali

Ia menjelaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan yang harus diatasi secara bersama-sama. Pencegahan stunting tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang bagi anak-anak.

Selain memberikan edukasi mengenai manfaat konsumsi ikan, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelatihan dan demonstrasi pengolahan ikan menjadi berbagai menu yang sehat, lezat, dan menarik bagi anak-anak. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan minat konsumsi ikan di lingkungan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya mengetahui manfaat ikan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi menu yang disukai anak-anak. Dengan begitu, konsumsi ikan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari dalam keluarga,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok rentan yang membutuhkan. Sebanyak 50 paket bantuan diberikan kepada balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK di setiap lokasi kegiatan. Paket bantuan tersebut berisi 30 kilogram beras, dua krat telur, serta dua kotak susu yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat.

Aksi sosial ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali turut menyerahkan 50 paket Gemarikan kepada kader PKK di masing-masing desa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.

Sementara itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali memberikan bantuan berupa 10 paket sembako bagi lansia. Dukungan lainnya datang dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali yang menyerahkan bantuan susu untuk ibu hamil dan balita.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Amankan 17 WNA di Dalung, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga memberikan bantuan multivitamin guna menunjang kesehatan masyarakat. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali turut berpartisipasi dengan menyerahkan tambahan 50 paket telur serta 1.000 bibit cabai kepada masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga membagikan 50 bibit pohon yang terdiri dari tanaman durian, alpukat, dan jambu kristal untuk ditanam oleh masyarakat.

Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan berbagai layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Warga dapat memanfaatkan layanan vaksinasi rabies yang disediakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter spesialis, hingga skrining penyakit tidak menular yang diberikan oleh Rumah Sakit Bali Mandara.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan bimbingan teknis dan demonstrasi memasak olahan pangan lokal yang dilaksanakan oleh PKK setempat bekerja sama dengan Bali Chef Community serta difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Melalui kegiatan “Bergerak dan Berbagi”, TP PKK Provinsi Bali berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan dan pola hidup sehat semakin meningkat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi Bali yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing di masa depan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, gerakan Gemarikan diharapkan mampu menjadi budaya positif yang terus berkembang di tengah masyarakat Bali.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER